[Aylwin Yonathan Response]
Topic diskusinya sudah me-lebar dan makin dalam ya..... Di mulai dari topic:
1. Lagu Sion dinyanyikan orang non-Advent
2. Kredibilitas LS
3. New LS yang di compose oleh composers Advent
4. Cara pembawaan LS....
5. Pengasingan musik dan pemusik gereja
6. Creative Worship....How far
7. Music for Worship
8. Kenapa perbaktian Advent makin lama mirip dgn Charismatic Worship
Mengenai Lagu Sion
Bila kita lihat sejarah lagu2 di LS, atau biografi penulis LS, isi lagunya berdasarkan pengalaman pribadi dengan Tuhan.
Contoh: Martin Luher, Fanny Crosby, William Kirkpatrict.
Mereka menghadapi kesukaran hidup dan tantangan, dan merasakan kelepasan dan berkat dari TUHAN.
Makanya seperti kata sdr. Philips Marbun, LS semakin dinyanyikan semakin menyentuh hati
Lagu Sion (L.S) baru ?
Great!!! Brilliant Idea. Saya setuju....
Lagu Sion yang sekarang ada diciptakan dengan:
1. "Skillfully" composed and yet "Simple".
2. Tidak hanya "menjamah hati" tapi jg "intelect"
(Appeal both heart and mind/intellect)
3. "Solemn" and yet "Majestic"
4. Mempunyai makna yang dalam dan substantial.
5. Berisikan pekabaran gereja kita....
- Pekabaran 3-Malaikat
- 2nd Coming
- Sabbath
- Pelayanan Tuhan di Kaabah (Sanctuary & God's Intercession)
- Kesehatana dan Pertarakan.
- Kehidupan kasih sebagai orang kristen.
- DLL
6. Mempunyai perbedaan besar dengan lagu sekular/ lagu dunia (dikhususkan
dan dipisahkan for Worship purpose)
7. Composed by skillful musicians which are sanctified and encounter close relationship with God.
8. Dipenuhi oleh Roh Kudus.
Saya harap New L.S dibuat dengan cara yang sama. Mungkin hal2 diatas bisa menjelaskan Sdr. Timot maksud dari Educated Music.
Menguatkan sdr Sutan, dalam menyanyikan/ memainkan musik dalam perbaktian, harus disertai dengan ROH dan PENGERTIAN (Spirit and Understanding)
Mengenai Pengasiangan/ Peng-khususan Musik dan Pemusik Gereja
Berikut ini adalah beberapa ayat alkitab mengenai music ministry di kaabah (zaman bangsa Israel). Maaf ada kutipan masih dalam bahasa Ingris.
Musisi di kaabah adalah dari suku Lewi (para Imam). Kenapa?
Hati mereka benar dihadapan ALLAH.
Contoh: Keluaran 32:26-30 --> pada waktu penyembahan patung lembu hanya
suku Lewi setia pada Tuhan
(26) Maka berdirilah ia di depan pintu gerbang perkemahan dan berteriak, "Siapa yang memihak kepada TUHAN harus datang ke mari!" Maka datanglah suku Lewi mengelilingi Musa.
Pemusik yang telatih
I Taw 25:26, 27
(6) Semua anak Heman itu memainkan musik simbal, kecapi dan gambus di bawah pimpinan ayah mereka untuk mengiringi upacara ibadat di Rumah TUHAN. Asaf, Yedutun dan Heman mendapat tugas sesuai dengan petunjuk dari raja.
(7) Kedua puluh empat anak lelaki mereka itu dan sanak saudara mereka adalah ahli-ahli musik yang terlatih. Mereka seluruhnya ada 288 orang.
E.G White....Patriarch and Prophet, pg 594 (Para Nabi dan Bapa)
The chief subjects of study in these schools (School of Prophet)were the law of God, with the instructions given to Moses, sacred history, sacred music, and poetry… Not only were students taught the duty of prayer, but they were taught how to pray, how to approach their Creator, how to exercise faith in Him, and how to understand and obey the teachings of His Spirit. Sanctified intellects brought forth from the treasure house of God things new and old, and the Spirit of God was manifested in prophecy and sacred song.
I Taw 9:33
Sebagian orang Lewi yang lain bertugas menjadi penyanyi di Rumah TUHAN. Kepala-kepala keluarga mereka tinggal di beberapa gedung di Rumah TUHAN. Mereka tidak diberi tugas lain, karena mereka dinas siang dan malam.
Aplikasi untuk zaman skrang, hal ini bukan berarti membatasi orang untuk melayani Tuhan dalam music ministry di gereja, tapi justru inilah tantangan yang harus kita hadapi bagi semua yang serious ingin melayani Tuhan melalui music ministry, bertanggung jawab untuk:
1. Meng-up grade atau memperluas pengetahuan dalam musik dan musik gereja.
2. Meng-introspeksi diri bila masih ada cara2 dunia yang masih kita senangi dan
simpan, supaya kita buang jauh2 dengan bantuan TUHAN.
Minta Tuhan untuk "refine our taste" atau merubah dan menyucikan selera
kita dan menunjukan apa yang Dia mau (bukan kemauan kita sendiri).
3. Komitmen kpd Tuhan dalam pelayanan musik ministry.
Persiapan dalam pelayanan di gereja sungguh penting.
I. Persiapan Rohani
- Doa yang sungguh.
- Penyangkalan diri
- Kerendahan hati
- dll
II. Persiapan Musik
- Pemilihan lagu yang sesuai dan relevan dengan khotbah.
- Pengaturan alur perbaktian, seperti lagu panggilan, lagu afirmasi dan
komitmen, dll
- Latihan dalam cara menyanyikan lagu.
Pianis dan konduktor memilih tempo dan mood yang tepat.
Kata2 inti dari lagu yang perlu penekanan yang lebih...
- Dll
III. Persiapan Teknis
- Sound checking:speaker and microphone apakah berfungsi dengan baik dan
terdengar jelas atau terlalu keras.
- Posisi berdiri (terutama bila pemimpin biduan lebih dari satu dan choir).
- Dll
Kreatifitas dalam perbaktian
No Problem !!!
Seberapa jauh?
Mrs . White memberikan nasihat dalam kreatifitas dalam perbaktian.
"Dalam usaha untuk menjangkau orang, pekerja Allah tidaklah untuk mengikuti cara-cara dunia. Dalam pertemuan (perbaktian) yang diadakan, mereka tidaklah untuk bergantung kepada penyanyi-penyanyi dunia dan pertunjukan yang bersifat theatrical untuk membangkitkan perhatian." 9T. 143
Kenapa perbaktian Advent yang makin lama mirip dgn Charismatic Worship.
Menurut saya kenapa ini terjadi karna,
1. Exposure
Kita harus sadar bahwa kita hidup dalam era yang menjunjung tinggi sekularisasi dan entertaintment (hiburan). Dari TV, radio, internet, film, play station/ video games, kendaraan umum, dll, baik sadar ataupun tidak sadar musik yang di exposed adalah music entertainment dr music industry
Bila kita jujur menerima fakta ini, maka tidak kaget bila musik2 dalam kebaktian kitapun hampir sama dengan musik entertainment/ sekular.
Yang rohani pun di sekularisasi biar sesuai dengan selera massa.
Kadang2 saking dikentalnya, kitapun jadi terikut tanpa sadar.
2. Kurangnya pendidikan musik di institusi kita.
Menurut saya pedidikan musik tidak bisa diabaikan. Riset membuktikan, musik bisa mengaktifkan otak kiri dan kanan kita, menaikan atau menurun kan IQ, sarana menyembuhkan penyakit (trend sekarang adalah Music Theraphy untuk menyembuhkan penyakit dan gangguan mental, meningkatkan immune system, dll), dan mempersiapkan kita pada fiman Tuhan, mempengaruhi tabiat kita, menguatkan iman kita pada Tuhan, bahkan musik bisa menjauhkan diri kita dari Tuhan. Melihat fungsi musik yang begitu banyak, bukankah pendidikan musik di institusi kita sungguh membutuhkan perhatian yang khusus dan tidak bisa di abaikan?
Dari pendidikan musik kepada semua musik minister, kita bahkan bisa memberikan exposure yang baru, yang sesuai dengan prinsip2 alkitab.
Tapi semuanya dimulai dari diri kita sendiri.
Dari pendidikan musik ini juga kita bisa belajar bagaimana melayani Tuhan melalui musik dengan benar:
- solemn, kusyuk, dan teratur, tapi tidak membosankan.
- solemn , tapi dengan hati yang gembira dan sense of grandness and majesty tetap ada.
- bagaimana memproduksi lagu dengan intelectual dan skillful, tapi mengangkat hati dan jiwa pada Tuhan.
3. Kurang memahami identitas dari Seventh-day Adventist.
Banyak kali kita tahu kebenaran alkitab separuh2. Secara jujur kalau boleh saya katakan, kita sebagai anggota jemaat kurang belajar alkitab dan roh nubuat.
Jadi kebenaran yang kita dapatkan tidaklah dalam dan kurang ber-esensi.
Ditambah dengan exposure seklarisasi yang membombardir kita,maka tidak kaget, kadang2 segala sesuatu yang kita putuskan dan lakukan bercampur antara kebenaran dan kesalahan, antara yang suci an tidak suci.
Dan identitas kita sebagai umat yang terpilih dan imamat yang rajani tidak kelihatan (sama dengan bangsa Israel)
Dengan kurangnya baca alkitab dan berdoa, bagaimana Tuhan bisa berbicara dengan kita secara pribadi.
Bila kita mau belajar lebih dalam apa yang Tuhan mau, maka Tuhan akan menunjukan jalan dan kebenaran-Nya dan mengubah dan membentuk kita sama seperti yang Dia mau.
Dijaman akhir ini kita butuh sekali "double portion of the Holy Spirit" untuk bisa membedakan yang benar dan yang salah dengan kasih.
Semoga membantu....
Tuhan Memberkati.
Aylwin Yonathan
timothy wensen
thank you Tan..well noted.
masih byk yg ingin gw tanyakan - yg msh kurang jelas. tp mungkin nanti kita bicarakan sambil makan siang aja kali ya? hehe..(lu traktir haha)
Educated Music gw yakin Alwyn sangat bisa menjawab.
to all:
saya sangat ingin tau knp sekarang mulai banyak gereja advent (jakarta khusus nya, kurang tau dengan tempat lain) yg typical perbaktian nya sudah hampir serupa dengan Karismatik (walaupun blm se-ekstrim itu)..jadi stengah2 di awal lagu2 Pop Rohani di akhir Lagu Sion..begitu pula pembawaan nya..penilaian atau dasar apakah yg digunakan mengapa perlahan2 tp pasti hal tersebut masuk ke perbaktian GMAHK..(survey kecil2an..hehe)
mohon maaf saya byk bertanya..hanya ingin membuka wawasan saya atas apa yg terjadi sekarang ini. Mohon advise nya.
Terima kasih,
TM
Sutan Siagian
Siang mot...
Mau nanggapi aja:
TW:
menarik utk di bahas..selesai membaca email2 dibawah Saya jadi berpikir..memangnya apakah tujuan musik gereja/perbaktian adalah utk apresiasi lagu sion? sbrp penting kita membuat org2 luar utk mengapresiasi lagu sion?
SS:
Jawabannya tentu tidak. Please note Lagu Sion itu mayoritas diciptakan oleh orang Non-Advent. Jadi aneh kalo kita bangga dengan orang luar yang menyanyikan lagu Lebih Besar dari kasih Ibu :)
TW:
pengertian lebih asyik ini apakah untuk Tuhan atau utk ukuran selera manusia nya yg lebih asyik ya? tentunya dalam koridor perbaktian ya..
pengertian kreatif - sampai sejauh mana kreatif nya? atas kemauan siapakah kreatif nya?
SS:
Asyik itu sebetulnya istilah gw aja. Gw harus jelasin dulu artinya asyik disini. Lagu yang asyik menurut gw (dalam konteks rohani) adalah yang benar2 dibawakan dengan penuh kejujuran, kerendahan hati untuk memuliakan nama Tuhan. Dalam hal ini pengertian Asyik menurut gw, secara teknis belum tentu sempurna, tapi soulnya dapet. Messagenya kena. So Asyik dalam pengertian gw tentu saja asyik yang harus berkenan di hadapan Tuhan. Tandanya??? Hadirat Allah datang, dan itu bisa dirasakan dengan semangat ingin menyembah dari para jemaat. Untuk referensinya bisa dilihat di buku Raja-Raja 2 tentang peresmian Kaabah Salomo.
Art and Creativity comes from God. But Satan has corrupted it. Kita sebagai musisi sangat bisa jadi salah.. Itu sebabnya hati kita dulu yang perlu dibersihin sebelum kita muji Tuhan. Alkitab berkata, dari Buahnya kita akan menilai.
TW:
sedikit lagi - "masih byk sekali org yg merasakan krn ini kebaktian ya sudah biasa2 saja musiknya..yg penting notnya benar..ya sudah.."
bagaimana kalau kita sebut dengan educated music instead of biasa2 saja musiknya?
SS:
Bisa dijelasin Educated Music itu apa?
TW:
saya suka merenung dimana kira2 posisi perbaktian advent ditengah2 maraknya cara2 perbaktian yg luar biasa? saya jemaat MT 1 dan kebetulan berkesempatan melihat di gedung MT 1 saat di sewa oleh pihak lain..sampai loncat2 dan berteriak2 during worship..luar biasa.
SS:
Untuk mengerti spirit dari 'Lagu-lagu Advent' Coba bandingkan Lagu Sion dengan Kidung Jemaat. Bandingkan Ritme melodi dan kata-katanya. Coba tanyakan kepada Orang2 yang pake Kidung Jemaat (HKBP, GPIB , GKI dan sejenisnya) apa respons mereka mendengar Bukit-Bukit PErmai dan lagu Aku Suka Saksikan. Bayangkan itu terjadi di tahun 1900an awal. Kemudian tempatkan konteks tersebut dalam situasi sekarang. Timot pasti dapat jawabannya... :)
Tuhan memberkati
----- Original Message ----
From: timothy wensen
To: Indo-Musik-Advent@yahoogroups.com
Sent: Thursday, October 25, 2007 6:13:57 PM
Subject: Re:[Indo-Musik-Advent] Apa tanggapan anda ?
Selamat sore semua..
kita sedang diskusikan ya? mungkin ini jadi sedikit melebar..mohon maaf sebelumnya..
menarik utk di bahas..selesai membaca email2 dibawah Saya jadi berpikir..memangnya apakah tujuan musik gereja/perbaktian adalah utk apresiasi lagu sion? sbrp penting kita membuat org2 luar utk mengapresiasi lagu sion?
Pertanyaan:
mengutip kata2 di bawah.."Banyak yg berkata, lagu sion kalau di bawakan dengan lebih sungguh sungguh dan kreatif lebih asyik dari lagu pop rohani yg lain"
pengertian lebih asyik ini apakah untuk Tuhan atau utk ukuran selera manusia nya yg lebih asyik ya? tentunya dalam koridor perbaktian ya..
pengertian kreatif - sampai sejauh mana kreatif nya? atas kemauan siapakah kreatif nya?
sedikit lagi - "masih byk sekali org yg merasakan krn ini kebaktian ya sudah biasa2 saja musiknya..yg penting notnya benar..ya sudah.."
bagaimana kalau kita sebut dengan educated music instead of biasa2 saja musiknya?
Musik dalam perbaktian - Saya yakin Alwyn punya bahan tersebut =)
saya suka merenung dimana kira2 posisi perbaktian advent ditengah2 maraknya cara2 perbaktian yg luar biasa? saya jemaat MT 1 dan kebetulan berkesempatan melihat di gedung MT 1 saat di sewa oleh pihak lain..sampai loncat2 dan berteriak2 during worship..luar biasa.
Tolong di koreksi klo ada yg kurang tepat, dan mohon petunjuk klo saya berlebihan =)
Tuhan berkati,
Timothy Wensen
Jakarta
----- Original Message ----
From: mitch
To: Indo-Musik-Advent@ yahoogroups. com
Sent: Wednesday, October 24, 2007 8:36:53 PM
Subject: Re: [Indo-Musik- Advent] Apa tanggapan anda ?
Setuju, bang Sutan..
Beberapa kali saya ngobrol ama teman kantor non-SDA. Obrolan kami menguatkan apa yg b'Sutan bilang, pemusik di gereja luar itu bnr2 dikhususkan. .dan mereka ga boleh terjun ke dunia musik sekular atau sejenisnya..
Cuma yg bedain adalah mereka bayar/gaji song leader ato pemusik itu...
Apa yg bs kita contoh adalah pengasingan/ pngudusan dr para pelayan Tuhan..termasuk yg ambil bagian ke podium juga...
Dulu pengalaman di UNAI (mgkin skarang udah ga lagi...) setiap selesai kebaktian vespers, para song leader n pianis n conductor kebaktian itu latihan n bdoa dulu...biar besoknya pas Sabat mereka bawain lagu dgn baik...
Ini sangat baik kita terapkan di gereja msg2...
cheers,
mitch
"We cannot all do great things. But we can do small things with great love." (Mother Teresa)
----- Original Message ----
From: Sutan Siagian
To: Indo-Musik-Advent@ yahoogroups. com
Sent: Wednesday, October 24, 2007 9:35:44 AM
Subject: Re: [Indo-Musik- Advent] Apa tanggapan anda ?
Setuju sekali,
Waktu kemarin KPR Jisdac tim pemusik berusaha membawakan lagu2 Sion berdampingan dengan 1-2 lagu Pop Rohani akan tetapi dengan iringan full music (minus drum) dengan semangat bermusik yang benar2 kuat. Ternyata banyak yang mengapresiasi lagu sion. Banyak yang berkata, ternyata Lagu Sion kalau dibawakan dengan lebih sungguh2 dan kreatif lebih ásyik dibanding lagu2 pop rohani yang lain itu.
Nah masalahnya bukanlah lagu apa yang kita bawakan. Tetapi kurangngnya ROH dan PENGERTIAN dalam membawakan lagu tersebut. Masih banyak sekali orang2 yang merasa karena ini kebaktian ya sudah yang biasa-biasa ajalah musiknya... Yg penting notnya bener ya sudahlah... PAdahal di zaman PL itu penyanyi dalam kebaktian haruslah orang LEWI yang DIKHUSUSKAN dan BERLATIH SETIAP HARI. Lihat betapa seriusnya musik buat kebaktian.
Kenapa Lagu2 Pop Rohani menarik?? Selain karena lagunya mudah dimengerti (Bahasa Indonesia Sehari2) dan melodinya mudah dicerna, PEMUSIKNYA SERIUS. Di gereja kharismatik manapun Worship Leader dan Singer adalah komponen yang sangat penting. Bahkan saking ekstrimnya yang megang alat musik pun orangnya khusus... seperti di zaman raja Daud dulu. No wonder kalau lagu mereka merasuk sampai ke kamar tidur kita...
Ini ada kutipan ayat dari RAsul Paulus.
1 Korintus 14:15. Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.
Tuhan memberkati,
----- Original Message ----
From: nicholas nick
To: Indo-Musik-Advent@ yahoogroups. com
Sent: Wednesday, October 24, 2007 9:03:27 AM
Subject: Re: [Indo-Musik- Advent] Apa tanggapan anda ?
memang lagu sion tidak termakan zaman dan akan sulit untuk digantikan, tinggal bagaimana kita menggunakan/ mengaplikasikann ya.
best song book ever.
btw, saya juga setuju jika ada pembuatan lagu sion bahasa indonesia yang baru yang isi lagunya dibuat oleh anggota advent itu sendiri,
yah kaya GC yang lagi buat New SDA AYS yang isi lagunya dibuat oleh SDA members all around the world.
(ps: saya juga kirim salah satu lagu yang saya buat ke GC untuk SDA AYS, tp itu bahasa inggris; saya berharap uni dan konfrens punya keinginan juga untuk membuat Lagu Sion Baru untuk menambah perbendaharaan lagu kita sendiri.)
Praise the Lord with your heart and your soul
Irman Sinaga
Bogor
----- Original Message ----
From: Philips Marbun
To: Indo-Musik-Advent@ yahoogroups. com
Sent: Sunday, October 21, 2007 8:00:25 PM
Subject: Re: [Indo-Musik- Advent] Apa tanggapan anda ?
Lagu sion itu isinya memang berkelas. Semakin lama dinyanyikan bukannya semakin bosan, tapi malah semakin menyentuh hati (paling tidak, bagi saya).
Beda dengan lagu-lagu "pasar" yang "mengaku" sebagai lagu "rohani" kristen sekarang2 ini. Bernuansa pop yang amat kental, kualitas rendah, mudah bosan mendengarnya, namun cukup kuat mengangkat emosi sesaat.
Perdebatan mengenai hal ini sampai detik ini belum selesai, namun tak lama lagi mereka yang "agak bosan" dengan lagu sion akan segera terbuka mata dan pikirannya.
Lagu sion, atau buku lagu apapun yang disetujui organisasi kita, saya amat yakin telah didoakan dan dituntun Roh Kudus untuk mengangkat iman kita lebih dekat pada-Nya.
Amat jauh berbeda dengan lagu-lagu Kristen sekarang ini yang tujuannya komersil, dijual di pasar. Namun nampaknya beberapa dari kalangan Kristen lain sekarang sudah mulai menikmati lagu-lagu berkelas seperti lagu-lagu dalam Lagu Sion.
Ini hanya pendapat pribadi.
Salam,
Philips Marbun
Pulomas
On 10/20/07, Marina Sumampouw
Berita ini sangat 'menyayat hati'. Mungkin bisa dijadikan tamparan bagi Umat Advent, apalagi 'Para Penyanyi' untuk lebih 'ngeh'. Bukannya menyarankan Para Penyanyi berlomba2 buat Album, dinilai dari segi komersilnya. Tapi memang pada dasarnya Anggota Jemaat juga perlu mendengarkan Lagu2 Pujian dirumah / selain di gereja. Apalagi yg udah tinggal jauh dr 'rumah' (Indonesia) ...
Menanggapi pertanyaan no. 1 dibawah:
Makanya buat yg jago2 Musik, mulai2 deh, rajin2 bikin lagu ... Trus kl da ada kasih ke Penyanyi2 di Advent, jgn sampe orang luar lg yg nyanyiin ...
Pesan buat Aylwin Yonathan: Win, bikin lagu dunk ...
Salam Musik Advent,
-Marina
.
3 komentar:
Selamat Tahun Baru 2014 bro an sister, mohon turut menyumbangkan ide pikiran mengenai Lagu Sion dan Perkumpulan Ibadah Advent sbb:
1. Saya melihat respons untuk format LS New masih butuh waktu bagi jemaat untuk bisa ubah paradigma, krn kata2nya baru
2. Ada ide utk mendudukkan sesi nyanyian di setiap ibadah dengan sikap jemaat yang agung spt menyanyikan lagu kebangsaan; dan mohon tidak ada yg hilir mudik ketika berlangsung sesi menyanyi dalam setiap ibadah
3. Perlu menurut hemat saya, disampaikan ke jemaat tatkala kita akan menyanyikan LS, kita ceritakan kisah yang mendasari tersusunnya lagu tsb, dan lebih baik hanya menyanyi 1 lagu yang diperagakan demikian daripada 4-5 lagu yang lewat begitu saja. Oleh karena itu perlu 2-3 orang song leader untuk format acara tsb.
Tks sebelumnya...
GBU - Jamin Siregar / Guru SMA Dharma Putra Advent
Miris membaca lirik lagu sion edisi lengkap karna liriknya baku dan kaku, tidak sederhana seperti lagu sion lama, please kalau mw adakan perubahan jangan Ekstream, harusnya melibatkan para musisi2 Advent, karna ini ttg mueik bukan alkitab, jafi tlg kembalikan lagi terjemahan2 yg lirik nya sdh pas jangan diganti, kl mw ganti harus ada dasarnya jgn asal akhirnya banyak lirik yg baku dan kaku, maaf ini hanya masukan aja, Gbu
Miris membaca lirik lagu sion edisi lengkap karna liriknya baku dan kaku, tidak sederhana seperti lagu sion lama, please kalau mw adakan perubahan jangan Ekstream, harusnya melibatkan para musisi2 Advent, karna ini ttg mueik bukan alkitab, jafi tlg kembalikan lagi terjemahan2 yg lirik nya sdh pas jangan diganti, kl mw ganti harus ada dasarnya jgn asal akhirnya banyak lirik yg baku dan kaku, maaf ini hanya masukan aja, Gbu. Salam dari Lampung
Posting Komentar